• Tentang School Contest X

    Komunitas Muda School Contest atau lebih dikenal dengan School Contest, adalah sebuah ajang kreativitas dan lomba sekolah tingkat SMP dan SMA TERBESAR se Eks-Karesidenan Kediri...

  • HONDA

    Honda merupakan produsen sepeda motor terbesar di dunia sejak 1959, dan juga produsen mesin pembakaran dalam terbesar dengan produksi lebih dari 14 juta unit tiap tahun.

  • Radar Kediri

    Radar Kediri adalah sebuah surat kabar harian yang terbit di Jawa Timur, Indonesia. Radar Kediri merupakan perkantoran journalist yang bergerak dibidang surat kabar yang terletak di Jl. Raya Gampeng 45 Gampengrejo Kediri, Radar Kediri Termasuk Surat kabar dalam grup Jawa Pos. Kantor pusatnya terletak di kota Kediri.

  • Jawa Pos

    Jawa Pos adalah surat kabar harian yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Jawa Pos merupakan harian terbesar di Jawa Timur, dan merupakan salah satu harian dengan oplah terbesar di Indonesia. Sirkulasi Jawa Pos menyebar di seluruh Jawa Timur, Bali, dan sebagian Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. (wikipedia)

  • Bank Indonesia

    Bank Indonesia selaku bank sentral berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 1999 adalah lembaga negara yang independen. Dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

  • Jaka Gadis Batik

    Acara selanjutnya di lanjutkan oleh penampilan jaka gadis batik yang di lombakan semua peserta dari kalangan pelajar SMP dan SMA sederajat se-ekskarisidenan Kediri.

  • Dance Competition

    Dance Competition adalah lomba yang paling banyak menarik minat pengunjung, karena lombanya sangat seru ditambah dengan peserta yang sangat antusias mengikuti lomba.

  • SC - X Jadi Berkah

    Gelaran SC memang sangat di tunggu – tunggu oleh seluruh siswa eks-Karisidenan kediri, selain event tahunan yang memberikan wadah untuk berkreasi, SC x juga menjadi berkah untuk yang lainnya.tak terkecuali para pedagang kaki lima yang mendapatkan berkah dari SC X ini. Betapa tidak, omzet yang didapatkan selama SC x ini meningkat hampir 100 %.

  • Juri pemilihan Jaka dan Gadis Batik Radar

    Salah satu juri pada pemilihan Jaka dan Gadis Batik Radar Kediri tahun 2017 ini sangat istimewa, kenapa ? , karena juri yang satu ini didatangkan khusus.

Sabtu, 18 Februari 2017

Kisah Panji Semirang


         (23/02/2017)Ada sebuah kerajaan bernama Jenggala, dengan putra mahkotanya bernama Raden Inu Kertapati. Dia berwajah rupawan, badannya tegap, dan sangat ramah kepada siapa saja, tanpa memandang status dan jabatannya. Dia sudah bertunangan dengan Dewi Candra Kirana, putri Kerajaan Kediri.

          Pada suatu hari, Raden Inu Kertapati pergi ke Kerajaan Kediri untuk menemui tunangannya. Rombongannya lengkap dengan perbekalan dan pengawal yang sudah siap siaga. Akan tetapi di tengah perjalanan, Raden Inu dan rombonganya dihentikan oleh gerombolan dari Kerajaan Asmarantaka yang dipimpin oleh Panji Semirang. Melihat ada orang yang menyuruhnya berhenti Raden Inu bersiap-siap seandainya harus bertempur. Akan tetapi gerombolan tersebut tidak berniat menyerang mereka. Mereka hanya meminta Raden Inu untuk bertemu dengan pemimpinnya, Panji Semirang.

          Raden Inupun bergegas menemui Panji Semirang tanpa ada rasa takut sedikitpun, ternyata saat tiba di sana Panji Semirang menyambut Raden Inu dengan sangat ramah tamah, sehingga Raden Inu bertanya, “Rupanya engkau tidak seperti yang selama ini diceritakan orang-orang, wahai Panji Semirang?”. Panji Semirangpun mengatakan bahwa selama ini dia hanya mengundang rombongan untuk bertemu dengannya, siapa yang tidak berkenan, maka mau tidak mau akan tetap dipaksa.

          Akhirnya Raden Inu melanjutkan perjalanannya, setelah menceritakan bahwa dia akan menuju Kerajaan Kediri, untuk menemui calon istrinya, Dewi Candra Kirana. Raden Inu baru pertama kali bertemu dengan Panji Semirang. Namun selama pertemuan tersebut dia merasa seperti sudah mengenalnya sebelumnya, sehingga langsung merasa akrab. Hanya saja Raden Inu tidak dapat mengingat kapan dan di mana dia mengenal Panji Semirang. Setelah merasa cukup berbincang-bincang dengan Panji Semirang, Raden Inu akhirnya melanjutkan perjalanannya menuju Kediri.

          Saat tiba di Kediri, rombongan Raden Inu disambut dengan meriah. Bahkan selir Raja Kediri bernama Dewi Liku yang memiliki putri bernama Dewi Ajeng ikut menyambut kehadiran Raden Inu Kertapati. Hanya saja Raden Inu tidak melihat kehadiran Dewi Candra Kirana. Ketika Raden Inu menanyakan tentang keberadaan Dewi Candra Kirana, Dewi Ajeng mengatakan bahwa Dewi Candra Kirana menderita sakit ingatan dan sudah pergi lama dari kerajaan.

          Mendengar keterangan kepergian Dewi Candra Kirana, Raden Inu kaget sekali sehingga jatuh pingsan. Iapun segera dibawa masuk ke dalam istana. Memanfaatkan kesempatan ini, dan dengan tipu muslihatnya, akhirnya Dewi Liku berhasil membujuk Raja Kediri sehingga mau menikahkan Raden Inu Kertapati dengan Dewi Ajeng. Ketika menjelang acara pernikahan ini segala macam persiapan telah selesai dan Raja Kediri memerintahkan untuk membuat pesta yang sangat meriah.

          Rencana jahat Dewi Liku tidak berhasil. Tiba-tiba terjadi kebakaran yang sangat hebat kebakaran ini mengakibatkan seluruh persiapan pernikahan tersebut habis terbakar. Melihat kejadian tersebut, Raden Inu dan rombonganya berusaha pergi meninggalkan istana, dan setelah berada jauh dari istana, diapun tersadar dan teringat kembali dengan Dewi Candra Kirana, yang sangat mirip sekali dengan Panji Semirang. Dia berpikir bahwa bisa jadi Panji Semirang adalah Dewi Candra Kirana. Kemudian dia dan seluruh rombongannya menuju Kerajaan Asmarantaka, tempat Panji Semirang berada.

          Rupanya Panji Semirang sudah meninggalkan suadah meninggalkan Kerajaan tersebut. Tanpa putus asa, Raden Inu mencari keberadaan Panji Semirang hingga akhirnya tibalah mereka di Kerajaan Gegelang, yang rajanya masih kerabat dari Raja Jenggala. Di Kerajaan Gegelang ini Raden Inu disambut dengan gembira. Rupanya, Negeri Gegelang sedang menghadapi kesulitan, yaitu sedang diganggu oleh gerombolan perampok yang dipimpin oleh Lasan dan Setegal. Akhirnya, Raden Inu bersama-sama dengan pasukan Kerajaaan Gegeleng berhasil juga mengalahkan para perampok dan membunuh kedua pemimpinya.

          Pesta tujuh hari tujuh alam diadakan untuk menyambut kemenangan Raden Inu Kertapati dan pasukannya. Pada malam terakhir pesta tersebut Raja memanggil seorang ahli pantun, seorang pemuda bertubuh gemulai. Pantun yang dibawakannya berisi cerita perjalanan hidup Dewi Candra Kirana dan Raden Inu Kertapati, hal yang membuat Raden Inu menjadi sangat penasaran sehingga akhirnya menyelediki siapa sebenarnya ahli pantun tersebut. Selidik punya selidik, ternyata ahli pantun tersebut adalah Panji Semirang alias Dewi Candra Kirana. Dewi Candra Kirana bercerita bahwa memang Dewi Liku yang membuatnya hilang ingatan hingga akhirnya keluar dari istana Daha. Dia disembuhkan oleh seorang pertapa yang memiliki kemampuan mengobati berbagai penyakit. Setelah semua misteri terungkap jelas, akhirnya Raden Inu Kertapati kembali ke Negeri Jenggala untuk melangsungkan pernikahan meriah, dan menjadi sepasang suami istri yang hidup berbahagia.
Share:

Tari Kethek Ogleng

     



         (23/02/2017)Tari Kethek Ogleng adalah sebuah tari yang gerakannya menirukan tingkah laku kethek (kera).Tari Kethek Ogleng dipentaskan oleh 3 orang penari wanita dan seorang penari laki-laki sebagai manusia kera. Tari ini diawali dengan ketiga penari wanita masuk ke panggung terlebih dulu, kemudian 2 penari berlaku sebagai dayang-dayang dan seorang penari memerankan Putri Dewi Sekartaji, Putri Kerajaan Jenggala, Sidoarjo. Sedangkan seorang penari laki-laki berperan sebagai Raden Panji Asmorobangun dari kerajaan Dhaha Kediri.

          Pada awalnya, tari ini ditarikan oleh masyarakat Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, Pacitan. Dengan menceritakan kisah Raden Asmorobangun dan Dewi Sekartaji yang keduanya saling mencintai dan bercita-cita ingin membangun kehidupan harmonis dalam sebuah keluarga. Namun, Raja Jenggala, ayahanda Dewi Sekartaji, mempunyai keinginan untuk menjodohkan Dewi Sekartaji dengan pria pilihannya. Ketika Dewi Sekartaji tahu akan dijodohkan dengan laki-laki pilihan ayahnya, diam-diam Dewi Sekartaji meninggalkan Kerajaan Jenggala tanpa sepengetahuan sang ayah dan seluruh orang di kerajaan.

          Malam hari, sang putri berangkat bersama beberapa dayang menuju ke arah barat. Berita perginya Dewi Sekartaji itupun didengar oleh Raden Panji. Raden Panji pun bergegas mencari kekasihnya itu, di tengah perjalanan dia singgah di rumah seorang pendeta. Sang Pendeta pun menyarankan untuk pergi ke barat, dengan menyamar sebagai seorang kera. Sedangkan Dewi Sekartaji telah menyamar sebagai Endang Rara Tompe yang sedang berusaha naik gunung dan beristirahat di suatu daerah dan memutuskan menetap disana.

          Tempat tersebut tidak jauh dari keberadaan Raden Panji. Keduanya bertemu dan saling bermain dan menjadi sangat akrab. Awalnya keduanya saling tidak mengetahui penyamaran masing-masing. Dalam gerakan tari, kejadian ini diwakili dengan masuknya manusia Kera ke dalam panggung pentas, menemui Endang Rara Tompe dan kedua pengawalnya. Gerakan manusia Kera (kethek Jw.) melompat-lompat kesana kemari, gerakan berguling-guling menggambarkan persahabatan yang akrab.

          Tarian ini diakhiri dengan gerakan Endang Rara Tompe yang menaiki manusia kera dan berakhir dengan persatuan keduanya, sambil kedua dayang memegangi sang Dewi Sekartaji. Dalam ceritanya, setelah pertemuan itu Endang Rara Tompe mengubah perwujudannya sebagai Dewi Sekartaji dan manusia kera berubah menjadi Raden Panji Asmorobangun. Keduanya kembali ke kerajaan Jenggala untuk melangsungkan pernikahan.

         
Share:

Isu Uang Berlogo PKI

     
       


       (23/02/2017)Habib Rizeieq Shihab menyatakan ada gambar palu arit pada uang baru yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Rizieq berencana melaporkan Gubernur Bank Indonesia, Menteri Keuangan, Perum Peruri, dan desainer logo itu ke Polri.  Entah apakah ada maksud-maksud politik terntu dibalik tudingan itu, namun perbuatan ini dapat digolongkan  perbuatan menebar kebencian dan kebohongan untuk mempengaruhi persepsi publik terhadap pemerintah. Arahnya terbaca sebagai upaya delegitimasi pemerintahan Jokowi-JK, tudingan itu melengkapi isu-isu tenaga kerja Cina, dan tuduhan PKI terhadap Prsiden Jokowi, dan tudingan-tudingan lainnya. Benarkah ada logo palu dan arit pada uang kertas yang baru diluncurkan Bank Indonesia (BI)?
        Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 32 tahun 2006, Peruri memiliki tugas utama untuk mencetak  uang Republik Indonesia sesuai pesanan dari Bank Indonesia. Dalam pencetakan uang kertas, Peruri menerapkan Standar Operasional Prosedur yang berpengaman tinggi untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan proses cetak uang, mulai dari proses desain uang, penyediaan kertas, tinta maupun proses cetaknya hingga akhirnya menjadi uang Rupiah siap edar yang memiliki beberapa fitur pengaman.
       Sosialisasi BI tentang logo pengaman itu sebetulnya sudah terdengar sejak lama.  Pada setiap uang kertas Rupiah yang masih berlaku, mulai dari pecahan Rp 1.000 sampai dengan Rp 100.000 terdapat unsur pengaman yang disebut sebagai rectoverso atau gambar saling isi. Rectoverso pada uang kertas rupiah dapat dilihat pada bagian depan uang di sudut kanan atas di bawah angka nominal, dan pada bagian belakang uang di sudut kiri atas di bawah nomor seri.
        Rectoverso sendiri adalah suatu teknik cetak khusus pada uang kertas pada posisi yang sama dan saling membelakangi.  Di bagian depan dan bagian belakang uang kertas terdapat suatu ornamen khusus membentuk seperti gambar dan sekilas terlihat tak beraruran. Apabila rectoverso pada uang kertas diterawang ke arah cahaya maka akan terbentuk suatu gambar yang beraturan.  Dalam hal uang kertas rupiah, rectoversonya membentuk ornamen lambang “BI” yang merupakan singkatan dari Bank Indonesia.  Sejauh ini rectoverso adalah unsur pengaman yang sulit dipalsukan, selain digunakan pada uang kertas Rupiah, unsur pengaman Rectoverso ini juga digunakan oleh banyak negara seperti pada uang kertas Malaysia dan Euro. 

          Mungkin lambang BI itu yang dikatakan HRS sebagai gambar palu arit. HRS sepertinya terkena halunisasi. Mungkin karena kebenciannya terhadap pemerintah sudah sampai ke ubun-ubun, menyita banyak waktu   dan pikirannya. Provokasi demi provakasi telah merusak nalarnya sendiri, jangan-jangan gambar padi dan   kapas , gambar cabe yang harganya sedang melambung pun akan dibilangnya juga sebagai palu arit. HRS dilaporkan oleh Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) dan Solidaritas Merah Putih (Solmet) atas isi ceramahnya yang menyebut ada logo palu arit pada uang baru yang dikeluarkan BI. Kini laporan itu telah ditindaklanjuti oleh Polda Metro Jaya dengan memanggil saksi ahli dari BI.
          Pasal 28 ayat (1) UU ITE tentang ujaran kebencian dan kebohongan siap menjerat HRS.  Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan memastikan bahwa HRS dapat dijerat dengan ujaran kebencian. Menurut Iriawan, sudah ada penjelasan dari pihak Bank Indonesia bahwa tampilan uang baru tidak mengandung lambang palu-arit. “Kita akan panggil. Jelas kok undang-undang yang mengatur soal ujaran kebencian,” ujarnya.
         
Share:

Uang Rupiah Baru


          Seperti yang telah diketahui, bahwasanya Bank Indonesia telah meluncurkan uang rupiah baru, tepatnya pada 20 Desember 2016. Terdapat sekitar tujuh pecahan Uang Rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam. Diterbitkannya uang rupiah baru tersebut sebagai sebuah implementasi dari Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan seperti yang diatur pada UU pasal 7 yang berbunyi UU Mata Uang memuat gambar pahlawan nasional yang ditetapkan dengan keputusan presiden.

          Pada mata uang terbaru, terdiri dari 12 pahlawan. Hanya saja, akan ada 11 saja pahlawan yang terbaru dari uang tersebut, diantaranya:

Soekarno dan Moh. Hatta
Kedua proklamator ini tetap terpampang pada uang rupiah terbaru pecahan Rp. 100.000 kertas. Dalam pecahan Rp. 100.000 yang telah beredar hingga yang sekarang gambar kedua pahlawan ini tetap yang akan menjadi gambar yang terpampang pada uang Rp. 100.000.

Djuanda Kartawidjaja
Untuk Pahlawan Nasional IR. H. Djuanda Kratawidjaja yang mana merupakan seorangpahlawan kedaulatan Indonesia yang mana seorang pahlawan yang terpampang pada Rupiah Kertas pecahan Rp. 50.000 kertas.

Gerungan Sauk Samuel Jozias Ratulangi
Gerungan Sauk Samuel Jozias Ratulangi merupakan seorang pahlawan nasional yang lebih dikenal dengan nama Sam Ratulangi sebagai Gubernur Pertama di Sulawesi, dimana kini ia terpampang pada uang rupiah pecahan Rp. 20.000 kertas.

Frans Kaisiepo
Pahlawan Kemerdakaan Nasional Frans Kaisiepo sekarang terpampang pada mata uang baru sebagai Uang Pecahan Rp. 10.000 kertas.

Idham Chalid
Idam Chalid merupakan seorang pahlawan dari Kalimantan Selatan. Ia seorang politikus yang sangatlah berpengaruh dan pada saat itu ia menjabat sebagai wakil perdana menteri Indonesia pada kabinet Djuanda. Wajahnya kini terpampang pada uang rupiah pecahan Rp. 5.000 kertas.

Mohammad Husni Thamrin
Mohammad Husni merupakan seorang yang merintiskan Revolusi Kemerdekaan Indonesia. Selain wajahnya ini terpampang pada jalan utama di Jakarta, ternyata kini wajah Mohammad Husni Thamrin ini terpampang pada mata uang baru dengan uang pecahan Rp. 2.000 kertas.

Tjut Meutia
Tjut Meutia merupakan seorang pahlawan nasional dari Pirak, Aceh Utara. Ia menjadi seorang pahlawan nasional Indonesia karena Surat Keputusan Presiden No. 107/1964 pada tahun 1964. Kini, gambarnya terpampang pada mata uang baru pecahan Rp. 1.000 kertas.

I Gusti Ketut Pudja
I Gusti Ketut Pudja ikut serta dalam perumusan negara Indonesia melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dengan mewakili Sunda Kecil atau Bali dan Nusa Tenggara. Gambarnya kini terpampang pada uang rupiah pecahan Rp. 1.000 logam.

TB Simatupang
Ia merupakan seorang Pahlawan Nasional Letnan Jendral TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang. Kini gambarnya terpampang pada Rupiah logam NKRI dengan pecahan RP. 500,00 logam.

Tjipto Mangunkusumo
Ia merupakan seorang tokoh dari pergerakan kemerdekaan Indonesia. Bersama dengan Douwes Dekker dan Ki Hajar Dewantara, ia dikenal sebagai Tiga Serangkai. Kini gambarnya terpampang pada uang rupiah pecahan Rp. 200,00 logam.

Herman Johannes
Ia merupakan seorang pejuang paripurna Indonesia. Ia adalah cendekiawan, politikus, ilmuwan Indonesia dan sekaligus guru besar Universitas Gajah Mada (UGM). Gambarnya akan terpampang pada uang pecahan Rp. 100,00 logam.
Share:

Bank Indonesia


          (23/02/2017)Bank Indonesia selaku bank sentral berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 1999 adalah lembaga negara yang independen. Dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk mencapai tujuannya tersebut, tentu saja kegiatan yang dilakukan Bank Indonesia tidak sama dengan yang dilakukan oleh bank pada umumnya.

          Jadi, walaupun ada kata “Bank” pada Bank Indonesia, Bank Indonesia tidak melakukan kegiatan komersial seperti yang dilakukan oleh bank pada umumnya baik itu Bank Umum ataupun Bank Perkreditan Rakyat. Hal ini berarti, Bank Indonesia tidak bisa menerima tabungan, giro, dan deposito dari masyarakat umum. Selain itu masyarakat umum juga tidak bisa secara langsung meminta kredit ke Bank Indonesia.

          Kalau begitu, apa sih sebenarnya tugas dari Bank Indonesia itu? Kegiatan apa saja yang dilakukan oleh Bank Indonesia? Nah, tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugas utama dari Bank Indonesia selaku Bank Sentral adalah pertama, menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.

          Kedua, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Dalam kaitannya dengan tugas ini, Bank Indonesia juga memiliki tugas yang hanya dapat dilakukan oleh Bank Indonesia, yaitu mengeluarkan uang sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia dengan mencetak uang, mengedarkan serta mengatur jumlah uang beredar. Di sini Bank Indonesia memiliki hak tunggal dalam mengeluarkan uang kertas dan uang logam. Bank Indonesia harus tetap menjaga uang selalu tersedia dalam jumlah yang cukup, dalam komposisi pecahan yang sesuai, pada waktu yang tepat, dan dalam kondisi yang baik sesuai dengan kebutuhan.

          Ketiga Bank Indonesia juga berfungsi mengembangkan sistem perbankan dan sistem perkreditan yang sehat dengan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perbankan.

Riwayat Bank Indonesia

          Perjalanan sejarah Bank Indonesia amatlah panjang dan berliku-liku, namun secara singkat dapatlah kita lihat bahwa Bank Indonesia sebagai Bank Sentral, lahir pada 1 Juli 1953. Kelahiran Bank Indonesia ini didasarkan pada UU Pokok Bank Indonesia atau UU No 11 Tahun 1953, hampir delapan tahun sesudah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

          Lahirnya Bank Indonesia ini merupakan hasil nasionalisasi dari De Javasche Bank, sebuah bank Belanda yang pada masa kolonial diberi tugas oleh pemerintah Belanda sebagai bank sirkulasi di Hindia Belanda. Jadi, riwayatnya dulu, De Javasche Bank inilah yang menjadi cikal bakal dari lahirnya Bank Indonesia.

          Kalau melihat dari usia De Javasche Banknya sendiri sih sudah lebih dari 172 tahun, karena didirikan pada tahun 1828 dan dahulu berfungsi sebagai bank sirkulasi selain juga melakukan kegiatan komersial. De Javasche Bank kemudian ditetapkan menjadi bank sentral pada tahun 1949 berdasarkan hasil Konperensi Meja Bundar.

          Narnun sebagai Bank Sentral saat itu, De Javasche Bank juga tetap melakukan kegiatan komersial. Pada tahun 1953. De Javasche Bank dinasionalisasi menjadi BANK INDONESIA yang juga ditetapkan sebagai Bank Sentral. Tapi, seperti juga sebelumnya, Bank Indonesia juga tetap melakukan kegiatan komersial.

          Dengan peran ganda yang dilakukan oleh Bank Indonesia pada masa itu tentu saja mengakibatkan perkembangan moneter yang tidak sehat bagi perkembangan perekonomian. Atas dasar keadaan tersebut, pada tahun 1968 melalui UU No 13 tahun 1968 tentang Bank Sentral, peran Bank Indonesia diubah lagi dan didudukkan secara murni sebagai Bank Sentral.

          Hal ini berarti Bank Indonesia tidak melakukan kegiatan komersial lagi selain menjalankan tugas dan fungsi yang telah ditetapkan. Dalam perkembangan selanjutnya, UU No. 13 Tahun 1968 dirasakan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan yang terjadi.

          Beberapa ketentuan dalam undang-undang tersebut dalam kenyataannya belum memberikan jaminan yang cukup untuk terselenggaranya fungsi suatu bank sentral yang independen. Penetapan status dan kedudukan Bank Indonesia sebagai pembantu Pemerintah misalnya, membuka peluang terjadinya campur tangan dari pihak luar yang pada gilirannya menyebabkan kebijakan yang diambil menjadi kurang bahkan tidak efektif.

          Dengan latar belakang tersebut, maka pada tanggal 17 Mei 2000 lahirlah Undang-undang No. 23 Tahun 1999 sebagai pengganti UU No. 13 Tahun 1968 yang memberikan status dan kedudukan kepada Bank Indonesia sebagai suatu bank sentral yang independen dan bebas dari campur tangan pihak luar termasuk Pemerintah.

Organisasi di Bank Indonesia

          Sebagaimana layaknya sebuah lembaga, maka dalam menjalankan tugasnya Bank Indonesia juga memiliki pimpinan. Pimpinannya pun tentu berbeda dengan bank- bank pada urnumnya. Sesuai denga UU No. 23 Tahun 1999 pimpinan Bank Indonesia disebut dengan Dewan Gubernur. Nah, Dewan Gubernur ini terdiri dari seorang Gubernur, seorang Deputi Gubernur Senior, dan sekurang-kurangnya 4 (empat) dan sebanyak banyaknya 7 (tujuh) orang Deputi Gubernur.

          Yang menarik di sini adalah sesuai dengan independensi yang dimiliknya, maka Bank Indonesia tidak lagi memberikan laporan pertanggungjawabannya kepada Presiden sebagaimana undang-undang terdahulu, melainkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Dan Gubernur Bank Indonesia bukan anggota kabinet.

          Sementara itu, Organisasi Bank Indonesia secara keseluruhan terdiri dari 25 direktorat/biro, 37 Kantor Bank Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah RI, dan 4 Kantor Perwakilan yang ada di New York, London, Tokyo, dan Singapura.

Peranan Bank Indonesia Di Bidang Moneter

          Sebagai otoritas moneter, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Arah kebijakan didasarkan pada sasaran laju inflasi yangingin dicapai dengan memperhatikan berbagai sasaran ekonomi makro lainnya, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

          Implementasi kebijakan moneter ini dilakukan dengan menetapkan sasaran operasional, yaitu uang primer (base money). Sebagaimana kita melakukan suatu pekerjaan, pasti kita membutuhkan alat untuk mempermudah terlaksananva Pekeriaan tersebut.

          Demikian pula dengan Bank Indonesia. Untuk melaksanakan tugas di bidang moneter, Bank Indonesia punya alat-alat canggih yang dikenal dengan piranti moneter, Piranti moneter tersebut adalah, Operasi Pasar Terbuka, penentuan tingkat diskonto, dan penetapan cadangan wajib minimum bagi perbankan (reserve requirements).

          Berkaitan dengan peranannya di bidang moneter ini, Bank Indonesia juga menentukan kebijakan nilai tukar, mengelola cadangan devisa, dan berperan sebagai lender of the last resort. Dalam melaksanakan fungsinya sebagai lender of the last resort, Bank Indonesia dapat memberikan kredit atau pembiayaan kepada bank yang mengalami kesulitan likuditas jangka pendek yang disebabkan oleh terjadinya mismatch dalam pengelolaan dana dengan tetap memperhatikan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam UU No. 23 Tahun 1999.

Peranan Bank Indonesia Dalam Sistem Pembayaran

          Selain tugasnya di bidang moneter dan perbankan, tugas Bank Indonesia lain yang tidak kalah pentingnya adalah menyelenggarakan sistem pembayaran. Antara lain dengan jalan memperluas, memperlancar, dan mengatur lalu lintas pembayaran giral dan menyelenggarakan kliring antar bank.

          Program pengembangan sistem pembayaran nasional yang telah dikembangkan, antara lain, Sistem Kliring Elektronik Jakarta (SKEJ), Penetapan Jadwal Kliring T+ 0, Bank Indonesia Layanan Informasi dan Transaksi antar Bank secara Elektronis (BI-LINE), Sistem Real Time Gross Settlement (RTGS), dan Sistem Transfer Dana dalam US dollar di Indonesia.

          Bank Indonesia terus berupaya meningkatkan efisiensi sistem pembayaran nasional dan memperkuat sistem pengawasan (oversight) sistem pengawasan dengan mewujudkan perlindungan konsumen sistem pembayaran di Indonesia.

          Di samping itu, terkait dengan tugasnya dalam bidang sistem pembayaran, Bank Indonesia merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah serta mencabut, menarik uang tersebut dari peredaran.

Peranan Bank Indonesia Dalam Pembinaan dan Pengawasan Perbankan

          Hingga akhir September 2000 terdapat 153 bank umum dan 7771 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang beroperasi di Indonesia. Sebagai pembina dan pengawas perbankan, Bank Indonesia bertindak seperti layaknya seorang “bapak” kepada “anak”nya.

          Bila ada anak yang nakal tentu seorang bapak akan berusaha memberitahu, membina bahkan kalau perlu memarahi dalam rangka menjaga si anak agar terarah. Demikian pula dalam melaksanakan tugas pembinaan dan pengawasan perbankan, tugas Bank Indonesia sebagai “Bapak” adalah mengarahkan bagaimana agar tercipta perbankan yang sehat serta bermanfaat bagi perekonomian masyarakat.

          Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menetapkan peraturan, memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan atau kegiatan usaha tertentu dari bank, melaksanakan pengawasan atas bank, dan mengenakan sanksi terhadap bank sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Di bidang pengawasan, Bank Indonesia melakukan pengawasan langsung (on site supervision) maupun tak langsung (off-site supervision).

          Pengawasan langsung dilakukan baik dalam bentuk pemeriksaan secara berkala maupun sewaktu-waktu bila diperlukan. Pengawasan tidak langsung dilakukan melalui penelitian, analisis, dan evaluasi terhadap laporan yang disampaikan oleh bank. Sebagai upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan dan perekonomian Indonesia setelah terjadinya krisis, Pemerintah dan Bank Indonesia telah menempuh langkah restrukturisasi perbankan yang komprehensif sejak tahun 1998.
Share:

Senin, 16 Januari 2017

School Contest X


           (23/02/2017)SCHOOL CONTEST - School Contest merupakan ajang perlombaan dan kreasi antar sekolah se eks-karesidenan kediri, yang memperlombakan beberapa perlombaan yang menawarkan kesukariaan dan kebahagiaan tentunya, dan tidak lupa juga hadiah - hadiah menariknya. Event ini diadakan oleh radar kediri yang selalu memikat para pelajar sekolahan untuk mengikuti pesta perlombaan dan yang pastinya sangat amat di tunggu di kalangan pelajar. Radar Kediri tak henti - hentinya menyuguhkan wadah persahabatan bagi sekolahan - sekolahan, ivent ini didukung oleh beberapa sponsor, seperti HONDA One HEART dan masih banyak lagi.

          Acara seperti ini berlangsung rutin setiap tahun yang dilaksanakan di gedung Convention Hall Simpang Lima Gumul, dan setiap tahunnya para peserta semakin banyak dan sampai gedung penuh orang. Meskipun banyak orang, tidak membuat para peserta semakin malas, malah semakin semangat untuk datang di acara tersebut, acara tersebut diakhiri dengan Final Party dan pengumuman pemenang - pemenangnya, dan banyak lagi kemeriahan - kemeriahannya.

          Kehadiran lomba - lomba baru serta games edukatif dan interaktif menjadi salah satu daya tarik School Contest. Pada tahun ke-7, School Choir Festival mengundang banyak penonton untuk menyaksikan tim paduan suara terbaik dari sekolah se Eks-Karesidenan Kediri bersaing memperebutkan juara dalam agenda ini. Selain itu, Jaka dan Gadis Batik pada tahun ke-9 memberikan kesempatan bagi calon peserta yang cinta akan budaya batik untuk dapat berpartisipasi dan menjadi seorang duta batik.

          Bahkan tak kurang dari 900 peserta telah mengikuti School Contest yang ke IX di tahun lalu. Peserta berasal dari tingkat SD, SMP dan SMA se Eks-Karesidenan Kediri. Dan terdiri dari Kru Mading, Band Competition, Journalist Blog Competition, Menggambar dan Mewarnai, Menggambar Sketsa, School Choir Festival serta peserta Jaka dan Gadis Batik 2015.

          Satu dekade School Contest yang akan digelar pada 23 - 25 Februari 2017 akan dibuat lebih meriah. Banyak lomba yang akan dirombak dengan kemasan yang baru dan menarik. Salah satunya dengan dihadirkannya lomba Rally Photography. School Contest ke X kali ini menawarkan kesan yang berbeda dalam pelaksanaannya, ada penambahan event lomba yang membuat acara ini semakin menarik dan meriah. Penambahan lomba ini dikarenakan pembelajaran dari tahun kemarin yang pesertanya sangat teramat banyak, maka dari itu, School Contest tahun ini menambah event lomba yang diharapkan dapat membuat peserta semakin terpikat oleh acara ini.

Beberapa lomba yang akan digelar pada satu dekade School Contest X :
  1. Perang Mading X
  2. Band Competition
  3. Dance Competition
  4. School Choir Fest
  5. Jaka & Gadis Batik
  6. English Debate Competition
  7. Student Movie Fest
  8. Masak Asik
  9. Line Robotics
  10. APPS Business Plan
  11. Journalist Blog
  12. Rally Photography
  13. Doodle Sketch Competition
  14. Lomba Mewarnai
          Itulah beberapa kategori lomba yang dapat anda ikuti dalam event besar - besaran ini. Event ini khusus kalian, ya memang untuk kalian yang mau mengikuti event tersebut. Event ini jarang - jarang ada di Kota Kediri, hanya event inilah satu - satunya event yang dapat memikat hati muda - mudi di Eks - Karesidenan Kediri, kalau begitu gabunglah bersama kami. Silahkan hadir di acara School Contest yang diadakan pada tgl 23 - 25 Februari 2017 di Convention Hall Simpang Lima Gumul.
Share:

HONDA


PROFIL HONDA

Jenis : Perusahaan publik (TYO: 7267) & (NYSE: HMC).
Industri/jasa :
  •     Otomotif
  •     Aeronautika
Didirikan : 24 September 1948
Pendiri :
  •     Soichiro Honda
  •     Takeo Fujisawa
Kantor pusat : Minato, Tokyo, Jepang
Daerah layanan : Seluruh dunia
Tokoh penting :
  •     Satoshi Aoki (Chairman)
  •     Takanobu Ito (CEO)
Produk :
  •     Mobil
  •     Motor
  •     Skuter
  •     ATVs
  •     Generator elektrik
  •     Robot
  •     Marine Equipment
  •     Jet
  •     Mesin jet
  •     Lawn and Garden Equipment

Pendapatan : ▼ ¥7,948 triliun (2012)[1]
Laba usaha : ▼ ¥231,36 miliar (2012)[1]
Laba bersih : ▼ ¥211,48 miliar (2012)[1]
Jumlah aset  : ▲ ¥11,780 triliun (2012)[1]
Jumlah ekuitas : ▼ ¥4,402 triliun (2012)[1]
Karyawan : 179.060 (2012)[2]
Slogan : "The Power of Dreams"
Anak perusahaan :
  •     Acura
  •     Honda Aircraft Company
Situs web : Honda Worldwide

SEJARAH HONDA  

          Honda didirikan pada 24 September 1948 oleh Soichiro Honda. Honda merupakan produsen sepeda motor terbesar di dunia sejak 1959, dan juga produsen mesin pembakaran dalam terbesar dengan produksi lebih dari 14 juta unit tiap tahun. Honda berhasil menggusur Nissan sebagai produsen mobil kedua terbesar di Jepang tahun 2001. Honda juga menggusur Chrysler, untuk menjadi pabrikan mobil terbesar keempat di pasar AS. Sekarang ini, Honda juga pabrikan mobil terbesar keenam di dunia. Pada 2004, perusahaan ini mulai memproduksi motor diesel, yang sangat tenang dan tidak membutuhkan penyaring untuk dapat melewati standar polusi.

             Honda merupakan pabrikan Jepang pertama yang meluncurkan merek mobil mewahnya, menggunakan merk Acura untuk mobil mewahnya di Amerika Utara. Mobil Honda terkenal dengan daya tahan dan jarang rusak. Honda di Indonesia paling terkenal dengan sepeda motornya.

             Honda bermarkas di Tokyo. Saham mereka diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo, Bursa Saham New York, dan juga perdagangan di Osaka, Nagoya, Sapporo, Kyoto, Fukuoka, London, Paris dan Swiss. American Honda Motor Co., bermarkas di Torrance, California.

SEJARAH HONDA One HEART.

          PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan pelopor industri sepeda motor di Indonesia. Didirikan pada 11 Juni 1971 dengan nama awal PT Federal Motor, yang sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT Astra International. Saat itu, PT Federal Motor hanya merakit, sedangkan komponennya diimpor dari Jepang dalam bentuk CKD (Completely Knock Down).

          Tipe sepeda motor yang pertama kali di produksi Honda adalah tipe bisnis, S 90 Z bermesin 4 tak dengan kapasitas 90cc. Jumlah produksi pada tahun pertama selama satu tahun hanya 1500 unit, namun melonjak menjadi sekitar 30 ribu pada tahun dan terus berkembang hingga saat ini. Sepeda motor terus berkembang dan menjadi salah satu moda transportasi andalan di Indonesia.

          Kebijakan pemerintah dalam hal lokalisasi komponen otomotif mendorong PT Federal Motor memproduksi berbagai komponen sepeda motor Hondatahun 2001 di dalam negeri melalui beberapa anak perusahaan, diantaranya PT Honda Federal (1974) yang memproduksi komponen-komponen dasar sepeda motor Honda seperti rangka, roda, knalpot dan sebagainya, PT Showa Manufacturing Indonesia (1979) yang khusus memproduksi peredam kejut, PT Honda Astra Engine Manufacturing (1984) yang memproduksi mesin sepeda motor serta PT Federal Izumi Mfg.(1990) yang khusus memproduksi piston.

          Seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi serta tumbuhnya pasar sepeda motor terjadi perubahan komposisi kepemilikan saham di pabrikan sepeda motor Honda ini. Pada tahun 2000 PT Federal Motor dan beberapa anak perusahaan di merger menjadi satu dengan nama PT Astra Honda Motor, yang komposisi kepemilikan sahamnya menjadi 50% milik PT Astra International Tbk dan 50% milik Honda Motor Co. Japan.

          Pelopor motor bebek di Indonesia, Honda C70 , versi Honda Super Cub, dengan tenaga yang lebih dan ekonomis yang sama murah dan kehandalan. Ia memiliki overhead cam berpendingin udara 72 cc mesin (4.4 cu in) tunggal, gearbox 3-speed semi-otomatis, dan tenaga kuda cukup untuk menarik sepeda ini ke kecepatan tertinggi 50 mph (80 km / jam). Model pertama telah 6 listrik v, tahun 1982, listrik v 12 dan pengapian CDI diperkenalkan untuk lebih meningkatkan kinerja mesin.
Share:

Tentang Saya

M. Taufiq Nur
MTs NEGERI PAGU Author
MTs NEGERI PAGU merupakan sebuah lembaga pendidikan dibawah naungan Kementerian Agama Kab. Kediri, yang beralamatkan di Ds. Menang, Kec. Pagu, Kab. Kediri.